Selasa, 12 Desember 2017

Tenda Acara Membelakangi Kios, Pedagang Mengeluh

taken by Sri Mulyati
SERANG – Acara Suryanation Yang Diadakan Di Jalan Sudirman, Sumurpecung, Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Banten, Sabtu (28/10), menimbulkan kegelisahan bagi para pedagang. Hal itu dikarenakan posisi tenda acara yang membelakangi kios para pedagang tersebut, alhasil terget penjualan menurun drastis.
Acara Suryanation yang merupakan festival tahunan para pecinta motor gede atau motor costom serta menjadi ajang kumpul bareng komunitas bikers ini merupakan acara yang tergolong besar dan meriah, semestinya hal ini menjadi keuntungan bagi para pedagang. Namun, perkiraan tersebut ternyata salah. Panitia penyelenggara ternyata membuat dekor tenda acara dengan posisi membelakangi dan membatasi kios-kios tersebut.
Menurut Tarmini salah seorang pemilik kios atau warung kopi sangat menyayangkan terkait perihal posisi tenda acara yang membelakangi warung-warung tersebut.
Ia menuturkan bahwa biasanya jika ada acara, terlebih jika acara tersebut adalah acara besar, posisi panggung dibuat sestrategis mungkin atau dengan posisi menyerong sehingga warung-warung berada di samping tenda acara tersebut. Alhasil, pendapatan jauh lebih besar dari pada hari biasa.
Selain itu, tarmini menyayangkan pula mengenai keberadaan pagar besi yang digunakan sebagai pembatas acara,  sehingga menyebabkan akses menuju warung-warung belakang tenda ini menjadi sulit. “mengapa harus memakai pagar pembatas, jangankan pembeli-pembeli yang selewatan, langganan saya pun belum terlihat sampai sekarang”, elak Tarmini.
Akhirnya pedagangpun mengeluh karena akses masuk kendaraan menuju kios-kios tersebut terhambat dengan adanya pagar besi yang dipasang panitia. Hal itu lagi-lagi menimbulkan pelik, karena dengan diadakannya acara ini pedagang merasa sumber penghasilan mereka malah menjadi tidak menentu.
“Biasanya  jika ada acara besar seperti ini pelanggan di kios saya lumayan banyak, selain peserta, langganan, biasanya panitia atau crew acara pun ada di warung-warung sini, tapi sekarang masih sepi-sepi saja, langganan saya pun yang tadinya ingin mampir malah tidak jadi, karena melihat adanya pagar pembatas yang membentang di sepanjang warung-warung ini” ujarnya kembali.
Selain acara pameran motor gede dan motor costom, Suryanation tahun ini pun memiliki rangkaian acara kumpul komunitas bikers dan acara ngopi bareng untuk para pengunjung dan pecinta motor (bikers).
Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena mayoritas kios didaerah Stadion Maulana Yusuf ini merupakan warung kopi yang biasa dijadikan basecamp atau tempat nongkrong.
“Acara ini sebenarnya telah menyediakan fasilitas “ngopi”, bukan hanya untuk panitia melainkan disediakan untuk umum pula baik tamu ataupun pengunjung, otomatis dagangan kita tidak terjual. Walaupun tadi pagi sampai sekarang di terhitung baru ada satu dua orang pembeli saja” ujarnya Tarmini.
Keluhanpun acapkali timbul dari tuturan Tarmini seorang pemilik  kios di sekitaran acara Suryanation ini. “yah saya cuman bisa  pasrah sekarang, ada yang beli syukur, tidak adapun insya allah ikhlas, mungkin belum rejekinya” rabu (28/10). 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Us dewisrimulyati.ws