![]() |
| taken by Sri Mulyati |
SERANG – Acara Suryanation Yang Diadakan Di Jalan Sudirman, Sumurpecung,
Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Banten, Sabtu (28/10), menimbulkan
kegelisahan bagi para pedagang. Hal itu dikarenakan posisi tenda acara yang
membelakangi kios para pedagang tersebut, alhasil terget penjualan menurun
drastis.
Acara
Suryanation yang merupakan festival tahunan para pecinta motor gede atau motor costom
serta menjadi ajang kumpul bareng komunitas bikers ini merupakan acara
yang tergolong besar dan meriah, semestinya hal ini menjadi keuntungan bagi
para pedagang. Namun, perkiraan tersebut ternyata salah. Panitia penyelenggara ternyata
membuat dekor tenda acara dengan posisi membelakangi dan membatasi kios-kios
tersebut.
Menurut
Tarmini salah seorang pemilik kios atau warung kopi sangat menyayangkan terkait
perihal posisi tenda acara yang membelakangi warung-warung tersebut.
Ia
menuturkan bahwa biasanya jika ada acara, terlebih jika acara tersebut adalah
acara besar, posisi panggung dibuat sestrategis mungkin atau dengan posisi menyerong
sehingga warung-warung berada di samping tenda acara tersebut. Alhasil,
pendapatan jauh lebih besar dari pada hari biasa.
Selain
itu, tarmini menyayangkan pula mengenai keberadaan pagar besi yang digunakan
sebagai pembatas acara, sehingga
menyebabkan akses menuju warung-warung belakang tenda ini menjadi sulit.
“mengapa harus memakai pagar pembatas, jangankan pembeli-pembeli yang
selewatan, langganan saya pun belum terlihat sampai sekarang”, elak Tarmini.
Akhirnya
pedagangpun mengeluh karena akses masuk kendaraan menuju kios-kios tersebut
terhambat dengan adanya pagar besi yang dipasang panitia. Hal itu lagi-lagi
menimbulkan pelik, karena dengan diadakannya acara ini pedagang merasa sumber penghasilan
mereka malah menjadi tidak menentu.
“Biasanya jika ada acara besar seperti ini pelanggan di
kios saya lumayan banyak, selain peserta, langganan, biasanya panitia atau crew
acara pun ada di warung-warung sini, tapi sekarang masih sepi-sepi saja,
langganan saya pun yang tadinya ingin mampir malah tidak jadi, karena melihat
adanya pagar pembatas yang membentang di sepanjang warung-warung ini” ujarnya
kembali.
Selain
acara pameran motor gede dan motor costom, Suryanation tahun ini pun
memiliki rangkaian acara kumpul komunitas bikers dan acara ngopi bareng
untuk para pengunjung dan pecinta motor (bikers).
Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena mayoritas kios didaerah
Stadion Maulana Yusuf ini merupakan warung kopi yang biasa dijadikan basecamp
atau tempat nongkrong.
“Acara ini sebenarnya telah menyediakan fasilitas “ngopi”, bukan
hanya untuk panitia melainkan disediakan untuk umum pula baik tamu ataupun
pengunjung, otomatis dagangan kita tidak terjual. Walaupun tadi pagi sampai
sekarang di terhitung baru ada satu dua orang pembeli saja” ujarnya Tarmini.
Keluhanpun
acapkali timbul dari tuturan Tarmini seorang pemilik kios di sekitaran acara Suryanation ini. “yah
saya cuman bisa pasrah sekarang, ada
yang beli syukur, tidak adapun insya allah ikhlas, mungkin belum rejekinya”
rabu (28/10).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar